Surah As-sajdah
surah As-sajdah surat ke 32
surah dengan 30 ayat
termasuk golongan surat makkiyah
Rasululloh menerangkan keutamaan pembaca surat As-sajdah
1. Mendapatkan Keimanan yang kuat dan "ilmu yaqin"
2. Mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakan ibadah pada "laylatul qodar"
3. jika di lanjutkan dengan surat Tabarok(Al-Mulk), Allah mencatatkan 70 Kebaikan dan Mencabut 70 Keburukan dan menambah 70 derajad
Rosululloh menganjurkan membisakan diri membaca :
1. Surah As-sajdah pada rokaat pertama dan surah Al=Insan pada rokaat kedua saat sholat subuh di hari kiamat.
2. Surah As-sajdah dan surah Tabarok(Al-Mulk) menjelang tidur
Surat As Sajadah terdiri atas 30 ayat termasuk golongan surat Makkiyah diturunkan sesudah surat Al Mu’minuun. Dinamakan As Sajadah berhubung pada surat ini terdapat ayat sajadah, yaitu ayat yang kelima belas.
Pokok-Pokok Isinya :
1. Keimanan:Menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW itu benar-benar seorang rasul dan menjelaskan bahwa kepada musyrik Mekah belum pernah diutus seorang rasulpun sebelumnya; menegaskan bahwa Allah Maha Esa, bahwa Dia-lah yang menguasai alam semesta dan Dia-lah yang mengaturnya dengan aturan yang paling sempurna; menyatakan bahwa hari berbangkit benar-benar akan terjadi.
2. Hukum:
Anjuran melakukan sembahyang malam (tahajjud dan witir).
3. Dan lain-lain:Keterangan mengenai kejadian manusia di dalam rahim dan fase-fase yang dilaluinya sampai ia menjadi manusia; penjelasan bagaimana keadaan orang-orang mukmin di dunia dan nikmat serta pahala-pahala yang disediakan Allah bagi mereka di akhirat; kehinaan yang menimpa orang-orang kafir di akhirat dan mereka pada waktu itu meminta supaya dikem- balikan saja ke dunia untuk bertobat dan berbuat kebaikan, tetapi keinginan ini ditolak; keingkaran kaum musyrik ter- hadap hari berbangkit dan mereka menganggap bahwa hal itu adalah mustahil.
Surat As Sajdah mengemukakan hal-hal yang berhubungan dengan kebenaran Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul Allah dan Al-Quran yang diturunkan kepadanya merupakan petunjuk bagi manusia, menegaskan tentang ketauhidan dan kekuasaan Allah dengan mengemukakan hal-hal yang ber- hubungan dengan masa terciptanya alam, proses kejadian manusia dan kebangkitan di hari kiamat serta keajaiban yang terdapat pada alam semesta.
Semuanya itu dikemukakan sebagai bantahan terhadap hujah-hujah yang dikemukakan oleh orang-orang musyrikin dan untuk menghilangkan keragu-raguan mereka.
Keutamaan
Surat As – Sajadah
Rasullullah SAW
bersabda
“Barang siapa membaca
As Sajadah/sujud, pahalanya seperti
orang yang menepati shalat lailatul Qadar, dikuatkan iman islamnya,
ketauhidannya serta memproleh ilmu yang yakin (Al – Hadits)”
“ Alif Lam miim As Sajadah datang di hari kiamat
dengan mempunyai dua sayap yang menaungi pembacanya, seraya berkata : Tak ada
jalan bagi orang lain atas engkau, tak ada jalan bagi orang lain atas engkau.”(HR.
Abu ‘Ubaid).
Bila seorang
anak Adam membaca surat “ As Sajadah “kemudian ia bersujud, maka pergilah setan
menepi seraya menangis dan berkata, “Betapa celakanya aku! Anak Adam
diperintahkan untuk bersujud, ia pun bersujud, maka ia mendapatkan surga,
sedangkan aku diperintahkan untuk bersujud, aku pun enggan, maka aku
mendapatkan neraka.” (HR. Abu Dawud, Nasa’I’l, Ibnu Majah, Ahmad, Muslim) Shahih.
Khadid bin Ma’ dan ra
“Bacalah surat almunjiah (yang menyelamatkan) yaitu alif lam tanzil As-sajadah, sebab saya
mendapatkan keterangan bahwa ada seorang yang biasa membacanya, dan tidak
membaca lain-lainya, sedang ia banyak berdosa, tiba –tiba surat ini menghamparkan
sayapnya dan berkata : Ya Rabbi ampunilah orang ini, karena ia selalu membacaku, maka Allah menerima pembelaan
(syafa’at, dan berfirman : Tulislah untk hamba-ku itu di tempat tiap dosa
dengan kebaikan dan naikkan derajatnya .“ (HR. Addarimi).
Jabir
ra. Berkata ,
“Biasa Nabi saw, Tidak
tidur sehingga membaca surat Alif lam mim Tanzil As-sajadah), dan
Tabarakalladzi biyadhil mulku (Al-Mulk).” (HR. Ahmad, Tirmidzi, An-Nasa’I,
Al-Hakim).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar