Jumat, 09 Mei 2014

Keutamaan "Surah Al-Waqiah, Ar Rahman, As Sajdah, dan Al Mulk"


Beberapa riwayat dari para Sahabat Nabi Muhammad SAW :
Surah Al-Waqi’ah ( Qs. 56 )
  • Ubay bin ka’b berkata bahwa Rasullulah saw bersabda:” barang siapa yang membaca surat Al-Waqi’ah, ia akan dicatat tidak tergolong pada orang-orang yang lalai.”
  • Abdullah bin Mas’ud berkata bahwa Rasullulah saw bersabda”barang siapa yang membaca surat Al-Waqi’ah,ia tidak akan tertimpa oleh kefakiran selamanya”
  • Imam Ja’far Ash- Shadiq berkata :”barang siapa yang membaca surat Al-Waqi’ah pada malam jum’at ,ia akan dicintai oleh Allah, dicintai oleh manusia,tidak melihat kesengsaraan, kefakiran,kebutuhan,dan penyakit dunia,surat ini adalah bagian dari sahabat Amirul Mukimin (sa) yang bagi beliau memiliki keistimewan yang tidak tertandingi oleh yang lain.”
  • Imam Muhammad Al-Baqir (sa) berkata:”barang siapa yang membaca surat Al-Waqi’ah sebelum tidur,ia akan berjumpa dengan Allah dalam keadaan wajahnya seperti bulan purnama.”
Surah Ar-Rahman (Qs. 55) :
  • Rasullulah SAW bersabda :”barang siapa yang membaca surat Ar-Rahman, Allah akan menyayangi kelemahannya dan meridhai nikmat yang dikaruniakan kepadanya.”
  • Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa):” barang siapa yang membaca surat Ar-Rahman, dan ketika membaca kalimat”Fabiayyi alai Rabbikuma tukadzdziban”ia mengucapkan “La bisyay-in min alaika rabbi akadzibu (tidak ada satupun nikmat-Mu duhai tuhanku yang aku dustakan), jika saat membacanya itu pada malam dan siang hari kemudian ia mati,maka matinya seperti matinya orang yang syahid.
Surah Al-Sajadah (Qs. 32) :
  • Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa)berkata: “barang siapa yang merindukan surga dan sifatnya, maka bacalah surat Al-Waqi’ah, dan barang siapa yang ingin melihat sifat neraka,maka bacalah surat As-Sajadah.”
Surah Al-Mulk (Qs. 67) :
  • Ibnu Abbas berkata:” Pada suatu hari ada seseorang menghampar jubahnya di atas kuburan dan dan ia tidak tahu bahwa tempat itu adalah kuburan, ia membaca surat Al-Mulk, kemudian ia mendengar suara jeritan dari dalam kuburan itu: inilah yang menyelamatkan aku. Kemudian kejadian itu diceriterakan kepada Rasullulah SAW,lalu beliau bersabda : surat Al-Mulk dapat menyelamatkan penghuni kubur dari azab kubur.”
  • Imam Muhammad Al-Baqir (sa) berkata:”surat Al-Mulk adalah penghalang dari siksa kubur, surat ini termaktub di dalam taurat, barang siapa yang membacanya di malam hari ia akan memperoleh banyak manfaat dan kebaikan. Sungguh aku membacanya dalam shalat sunnah sesudah Isya’ dalam keadaan duduk. Ayahku membacanya pada siang dan malam. Barang siapa yang membacanya, maka ketika malaikat Munkar dan Nakir akan masuk ke kuburnya dari arah kedua kakinya, kedua kakinya berkata kepada mereka: kalian tidak ada jalan kearahku, karena hamba ini berpijak kepadaku lalu ia membaca surat Al-Mulk pada siang dan malam hari; ketika mereka datang kepadanya dari rongganya, rongganya berkata kepada mereka: kalian tidak ada jalan kearahku, karena hamba ini telah menjagaku dengan surat Al-Mulk; ketika mereka datang kepadanya dari arah lisannya, lisannya berkaya kepada mereka: kalian tidak ada jalan ke arahku, karena hamba ini telah membaca surat Al-Mulk setiap siang dan malam denganku.”
  • Imam Muhammad Al-Baqir (sa) :” bacalah surat Al-Mulk, karena surat ini menjadi penyelamat dari siksa kubur.”

FADILAH SURAT AL-MULK





Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

سُورَةٌ مِنَ الْقُرْآنِ ثَلاَثُونَ آيَةً تَشْفَعُ لِصَاحِبِهَا حَتَّى يُغْفَرَ لَهُ {تَبَارَكَ الَّذِى بِيَدِهِ الْمُلْكُ}. وفي رواية: فأخرجته من النار و أدخلته الجنة »
Satu surat dalam al-Qur’an (yang terdiri dari) tiga puluh ayat (pada hari kiamat) akan memberi syafa’at (dengan izin Allah Ta’ala) bagi orang yang selalu membacanya (dengan merenungkan artinya) sehingga Allah mengampuni (dosa-dosa)nya, (yaitu surat al-Mulk): “Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan/kekuasaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu”. Dalam riwayat lain: “…sehingga dia dikeluarkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga[1].

Hadits yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan membaca surat ini secara kontinyu[2], karena ini merupakan sebab untuk mendapatkan syafa’at dengan izin Allah Ta’ala.

Hadits ini semakna dengan hadits lain dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Satu surat dalam al-Qur’an yang hanya (terdiri dari) tiga puluh ayat akan membela orang yang selalu membacanya (di hadapan Allah Ta’ala) sehingga dia dimasukkan ke dalam surga, yaitu surat: “Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan/kekuasaan[3].

Beberapa faidah penting yang terkandung dalam hadits ini:
- Keutamaan dalam hadits ini diperuntukkan bagi orang yang selalu membaca surat al-Mulk dengan secara kontinyu disertai dengan merenungkan kandungannya dan menghayati artinya[4].
- Surat ini termasuk surat-surat al-Qur’an yang biasa dibaca oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebelum tidur di malam hari, karena agungnya kandungan maknanya[5].
- Sebagian dari ulama ahli tafsir menamakan surat ini dengan penjaga/pelindung dan penyelamat (dari azab kubur)[6], akan tetapi penamaan ini disebutkan dalam hadits yang lemah[7].
- Al-Qur’an akan memberikan syafa’at (dengan izin Allah) bagi orang yang membacanya (dengan menghayati artinya) dan mengamalkan isinya[8], sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,Bacalah al-Qur’an, karena sesungguhnya bacaan al-Qur’an itu akan datang pada hari kiamat untuk memberi syafa’at bagi orang-orang yang membacanya (sewaktu di dunia)[9].

Surah Al Mulk adalah surat keamanandan keselamatan, karena ia menyelamatkan pembaca-pembacanya dari siksa kubur. Sejarah telah membuktikan seperti yang berlaku di zaman Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Ibnu Abbas menceritakan: “Pernah suatu ketika para sahabat berkemah di atas kuburan. Mereka sebenarnya tidak menyangka tempat itu adalah kuburan, Setelah beberapa saat ketika berada di dalam kemah,mereka tiba-tiba terdengar suara orang membaca Surah Al Mulk dari awal hingga akhir ayatnya, Suaraitu datangnya dari dalam tanah. Baru tahulah mereka sebenarnya mereka sedang berkemah di atas kuburan. Kemudian hal itu diadukan kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam lalu baginda bersabda yang bermaksud: “Surat Al-Mulk adalah surat pelepasan karena ia menghindar pembacanya dari azab neraka. ”Meskipun begitu, Surat Al-Mulk juga mempunyai kelebihan dan fadilah yang lain. Disini saya jelaskan sebagian. Diantaranya:

1. Abu Hurairah Meriwayatkan hadist, yang bermaksud: “Sesungguhnya di dalam Al-Quran  itu, ada satu surat yang mengandungi 30 ayat, ia mensyafaaitbagi lelaki yang membacanya.Maka waktu lelaki itu membacanya,maka waktu itu pula ia meminta ampun untuknya. Suratitu ialah surah Al-Mulk”
2. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud:“Surah Al-Mulk itu memelihara dan menghindarkan pembacanya dari azab kubur.”
3. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud:“Aku sungguh gembira,sekiranya orang mukmin sentiasa membaca surah Al-Mulk sehingga seolah-olah surah itu tertulis di dalam hatinya.”
4. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud:”Barangsiapa membaca surah Al Mulksetiap malam, diselamatkannya dari azab kubur.”
5. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud:”Sesiapa membaca
surah Al Mulk pada mana-mana malam, nescaya datang ke dalam kuburnya surah itu sebagai pengganti untuk bersoal jawab dengan Munkar Nakir.
6. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud:”Sesungguhnya di
dalam Al-Quran ada satu surat yang terkandung 30 ayat. Surat itu ialah surah Al Mulk. Ia akan datang kepada pembacanya untuk membantu menjawab didalam kubur sehingga mereka selamat masuk ke dalam Syurga.”
7. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud:”Sebagian surat-surat yang terdapat di dalam Al-Quran ada satu surat yang mengandungi 30 ayat. Surat itu surat Al Mulk. Ia memberi syafaat kepada orang yang membacanya dengan mengeluarkannya dari Neraka dan memasukkannya ke dalam Syurga.”
8. Ulama berkata: “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak akan tidur melainkansetelah membaca surah As Sajadah dan surah Al Mulk.”
9. Ulama berkata: “Sesungguhnya surat Al-Mulk itu melepaskan pengamal-pengamalnya dari bahaya azab kubur. Ia akan menjawab pada hari kiamat di hadapan Tuhan karenamenuntut melepaskan mereka yang mengamalkannya dari azab api Neraka.”
10. Saiyidina Ali berkata:”Barangsiapa mengamalkan surah Al Mulk, niscaya dibawa ia pada hari kiamat di atas sayap malaikat serta wajahnya yang cantik seperti nabi Yusuf.’
11. Ulama berkata: “Sesungguhnya surat Yasin dan surah Al Mulk terkandung di dalamnya beberapa rahasia dan kelebihan. Barangsiapa mengamalkannya niscaya ia mendapat rahasia-rahasia dan kelebihan-kelebihan itu serta dikasihi oleh semua manusia dan juga menjadi hebat pada pandangan makhluk.”
12. Saiyidina Abdullah bin Abbas berkata: “Barangsiapa membaca surah Al Mulk sehingga menjadi amalan wiridnya, niscaya ia mendapat bantuan dan pertolongan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala di dalam kuburnya. Bila azab hendak datang ke pihak kepala, terdengar satu seruan: “Tidak boleh engkau datang ke pihak kepala ini karena ada surah Al Mulk” Begitulah keadaannya bila azab itu pergi ke pihak kaki dan perutnya. Karena semuanya mengandungi surah Al Mulk.”
13.Membaca surat As-Sajdah dan surat Al-Mulk diwaktu Malam itu sama dengan memperoleh malam Qodar (Hadist).
14.Barang siapa setiap malam membaca surat Al-Mulk, maka kelak ia dapat menang untuk menjawab pertanyaan kubur dan sebelumnya mati jauh dari fitnah(Hadist)
15.Surat Al-Mulk itu dapat mensyafaati pembacanya hingga diampuni dosanya.(Hadist).

keterangan :
[1] HR Abu Dawud (no. 1400), at-Tirmidzi (no. 2891), Ibnu Majah (no. 3786), Ahmad (2/299) dan al-Hakim (no. 2075 dan 3838), dinyatakan shahih oleh imam al-Hakim dan disepakati oleh imam adz-Dzahabi, serta dinyatakan hasan oleh imam at-Tirmidzi dan syaikh al-Albani.
[2] Lihat kitab “Faidhul Qadiir” (2/453).
[3] HR ath-Thabarani dalam “al-Mu’jamul ausath” (no. 3654) dan “al-Mu’jamush shagiir” (no. 490), dinyatakan shahih oleh al-Haitsami dan Ibnu hajar (dinukil dalam kitab “Faidhul Qadiir” 4/115) dan dinyatakan hasan oleh syaikh al-Albani dalam “Shahiihul jaami’ish shagiir” (no. 3644).
[4] Lihat kitab “Faidhul Qadiir” (4/115).
[5] HR at-Tirmidzi (no. 2892) dan Ahmad (3/340), dinyatakan shahih oleh syaikh al-Albani dalam “ash-Shahiihah” (no. 585).
[6] Lihat kitab “Tafsir al-Qurthubi” (18/205).
[7] Lihat kitab “Dha’iifut targiibi wat tarhiib” (no. 887).
[8] Lihat kitab “Bahjatun naazhiriin” (2/240).
[9] HSR Muslim (no. 804).

FADILAH SURAT AS - SAJADAH


Surah As-sajdah
surah As-sajdah surat ke 32
surah dengan 30 ayat
termasuk golongan surat makkiyah

Rasululloh menerangkan keutamaan pembaca surat As-sajdah

1. Mendapatkan Keimanan yang kuat dan "ilmu yaqin"
2. Mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakan ibadah pada "laylatul qodar"
3. jika di lanjutkan dengan surat Tabarok(Al-Mulk), Allah mencatatkan 70 Kebaikan dan Mencabut 70 Keburukan dan menambah 70 derajad

Rosululloh menganjurkan membisakan diri membaca :

1. Surah As-sajdah pada rokaat pertama dan surah Al=Insan pada rokaat kedua saat sholat subuh di hari kiamat.
2. Surah As-sajdah dan surah Tabarok(Al-Mulk) menjelang tidur

Surat As Sajadah terdiri atas 30 ayat termasuk golongan surat Makkiyah diturunkan sesudah surat Al Mu’minuun. Dinamakan As Sajadah berhubung pada surat ini terdapat ayat sajadah, yaitu ayat yang kelima belas.

Pokok-Pokok Isinya :

1. Keimanan:Menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW itu benar-benar seorang rasul dan menjelaskan bahwa kepada musyrik Mekah belum pernah diutus seorang rasulpun sebelumnya; menegaskan bahwa Allah Maha Esa, bahwa Dia-lah yang menguasai alam semesta dan Dia-lah yang mengaturnya dengan aturan yang paling sempurna; menyatakan bahwa hari berbangkit benar-benar akan terjadi.

2. Hukum:
Anjuran melakukan sembahyang malam (tahajjud dan witir).


3. Dan lain-lain:Keterangan mengenai kejadian manusia di dalam rahim dan fase-fase yang dilaluinya sampai ia menjadi manusia; penjelasan bagaimana keadaan orang-orang mukmin di dunia dan nikmat serta pahala-pahala yang disediakan Allah bagi mereka di akhirat; kehinaan yang menimpa orang-orang kafir di akhirat dan mereka pada waktu itu meminta supaya dikem- balikan saja ke dunia untuk bertobat dan berbuat kebaikan, tetapi keinginan ini ditolak; keingkaran kaum musyrik ter- hadap hari berbangkit dan mereka menganggap bahwa hal itu adalah mustahil.

Surat As Sajdah mengemukakan hal-hal yang berhubungan dengan kebenaran Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul Allah dan Al-Quran yang diturunkan kepadanya merupakan petunjuk bagi manusia, menegaskan tentang ketauhidan dan kekuasaan Allah dengan mengemukakan hal-hal yang ber- hubungan dengan masa terciptanya alam, proses kejadian manusia dan kebangkitan di hari kiamat serta keajaiban yang terdapat pada alam semesta.

Semuanya itu dikemukakan sebagai bantahan terhadap hujah-hujah yang dikemukakan oleh orang-orang musyrikin dan untuk menghilangkan keragu-raguan mereka.

 Keutamaan Surat As – Sajadah

Rasullullah SAW bersabda
“Barang siapa membaca As Sajadah/sujud,  pahalanya seperti orang yang menepati shalat lailatul Qadar, dikuatkan iman islamnya, ketauhidannya serta memproleh ilmu yang yakin (Al – Hadits)”

“ Alif Lam miim As Sajadah datang di hari kiamat dengan mempunyai dua sayap yang menaungi pembacanya, seraya berkata : Tak ada jalan bagi orang lain atas engkau, tak ada jalan bagi orang lain atas engkau.”(HR. Abu ‘Ubaid).

Bila seorang anak Adam membaca surat “ As Sajadah “kemudian ia bersujud, maka pergilah setan menepi seraya menangis dan berkata, “Betapa celakanya aku! Anak Adam diperintahkan untuk bersujud, ia pun bersujud, maka ia mendapatkan surga, sedangkan aku diperintahkan untuk bersujud, aku pun enggan, maka aku mendapatkan neraka.” (HR. Abu Dawud, Nasa’I’l, Ibnu Majah, Ahmad, Muslim) Shahih.


Khadid bin Ma’ dan ra
“Bacalah surat almunjiah (yang menyelamatkan) yaitu alif lam tanzil As-sajadah, sebab saya mendapatkan keterangan bahwa ada seorang yang biasa membacanya, dan tidak membaca lain-lainya, sedang ia banyak berdosa, tiba –tiba surat ini menghamparkan sayapnya dan berkata : Ya Rabbi ampunilah orang ini, karena ia selalu  membacaku, maka Allah menerima pembelaan (syafa’at, dan berfirman : Tulislah untk hamba-ku itu di tempat tiap dosa dengan kebaikan dan naikkan derajatnya .“ (HR. Addarimi).

 Jabir ra. Berkata ,
“Biasa Nabi saw, Tidak tidur sehingga membaca surat Alif lam mim Tanzil As-sajadah), dan Tabarakalladzi biyadhil mulku (Al-Mulk).” (HR. Ahmad, Tirmidzi, An-Nasa’I, Al-Hakim).
 

FADILAH SURAT AR - RAHMAN

Surat Ar Rahman (Peringatan yang Diulang-ulang)

Surah Ar-Rahman adalah surah ke-55 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surat makkiyah, terdiri atas 78 ayat. Dinamakan Ar-Rahmaan yang berarti Yang Maha Pemurah berasal dari kata Ar-Rahman yang terdapat pada ayat pertama surah ini. Ar-Rahman adalah salah satu dari nama-nama Allah. Sebagian besar dari surah ini menerangkan kepemurahan Allah. kepada hamba-hamba-Nya, yaitu dengan memberikan nikmat-nikmat yang tidak terhingga baik di dunia maupun di akhirat nanti.

Surat Ar Rahman adalah salah satu surat dari 114 surat dalam Al Qur'an. Entah mengapa, tanpa mengesampingkan surat lain dalam Al Qur'an, surat ini menyita perhatian saya. Surat ini memiliki kata yang begitu indah dan mengalir berirama. Dan tanpa terasa air mata menetes, satu ,demi satu

Ciri khas surah ini adalah kalimat berulang 31 kali Fa-biayyi alaa'i Rabbi kuma tukadzdzi ban (Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?) yang terletak di akhir setiap ayat yang menjelaskan nikmat Allah yang diberikan kepada manusia.


FABIAYYI ALAA 'IRAABIKUMAA TUKADZDZIBAANN (maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan). Tiga puluh ayat dalam surat Ar Rahman memiliki kalimat ini; maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan? Berulang, Allah memberi peringatan kepada kita; maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?

Melalui surat ini Allah seolah memberi sinyal kepada kita akan sifat kita yang pelupa, kufur nikmat, dan tidak mau berfikir. Ya, tiga hal itu yang ada dibenak saya (semoga Allah mengampuni kesalahanku) ketika ayat demi ayat dibaca.

PELUPA; manusia adalah mahluk yang pelupa

Manusia dalam Al Qur'an di tulis dalam beberapa istilah, yakni al-insaan, an-naas, al-basyar, dan banii Aadam. Manusia disebut al-insaan karena dia sering menjadi pelupa sehingga diperlukan teguran dan peringatan. Sedangkan kata an-naas digunakan untuk menunjukan sekelompok manusia baik dalam arti jenis atau sekelompok tertentu. Al-basyar, karena manusia cenderung perasa dan emosional, dan banii Aadam karena dia menunjukkan pada asal-usul yang bermula dari nabi Adam.


setidaknya ada dua hal yang seringkali dengan mudah dilupakan manusia, dan barulah dia teringat dan menyadari apa yang telah dilupakan itu, ketika berada dalam kondisi sulit, susah dan membahayakan.
Pertama, manusia dengan mudah dan gampang melupakan Allah swt. dan baru ingat kembali kepada-Nya, ketika manusia menghadapi kondisi sulit, susah dan membahayakan. Begitulah yang disebutkan Allah dalam surat Yunus [10]: 12

Artinya: “Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdo`a kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdo`a kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan.”

Begitu juga dalam surat Fushshilat [41]: 50

Artinya: “Dan jika Kami merasakan kepadanya sesuatu rahmat dari Kami sesudah dia ditimpa kesusahan, pastilah dia berkata: "Ini adalah hakku, dan aku tidak yakin bahwa hari kiamat itu akan datang…”

Kita adalah mahluk pelupa, dan Allah mengingatkan kita berulang-ulang ... maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?

KUFUR NIKMAT

Disetiap tarikan nafas yang kita hirup, disetiap bergantinya siang malam, di setiap detak jantung, ada nikmat Allah yang kita sering lupakan. Ya, nikmat Allah yang sering lupa untuk kita syukuri. Dan ketika musibah (baca:ujian) diberikan pada kita, kita juga lupa bahwa itu sebagian nikmat yang Allah beri. Lalu kitapun hanya bisa mencaci maki, mengupat, bahkan merasa Allah tidak adil. Masya Allah...


di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.
QS. ar-Rahman (55) : 11


Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.
QS. ar-Rahman (55) : 12


Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 13

Bentuk rasa syukur seharusnya menambah keimanan kita; mematuhi segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya. Beribadah kepada Allah, dan menjauhkan diri dari maksiat. Celakalah orang yang kufur nikmat, dan berbahagialah orang yang bisa mensyukuri nikmat. Karena ketika ia bersyukur, Allah menambahkan nikmat-Nya.

"la in syakartum laa adziidanakum wa la'in kafartum inna azabi lasyadid"

artinya "sesungguhnya jika (kamu) bersyukur pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu. Dan jika kamu mengingkari (nikmat-KU) maka sesungguhnya azab-KU akan sangat pedih". (QS. Ibrahim ayat 7)

maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?


BERFIKIR

Melalui surat ini Allah hendak memancing manusia agar berpikir tentang segala nikmat yang telah Allah berikan kepada manusia.


Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,
QS. ar-Rahman (55) : 19

antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.
QS. ar-Rahman (55) : 20

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
QS. ar-Rahman (55) : 21


Pernahkan kita berfikir? Mungkin, kebanyakan kita hanya mengikuti apa yang sudah diwariskan oleh orang-orang tua kita. Dan agama yang Islam yang kita pegang pun hanyalah "warisan" yang kita teruskan. Tanpa kita mau berfikir, untuk merenung lebih dalam dan menambah keimanan kita.

"Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu, penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan (merenungkan) ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran" (QS. Shaad, 38: 29).

Dalam Al-Qur'an, Allah menyebutkan tentang mereka yang berpikir secara sadar, kemudian merenung dan pada akhirnya sampai kepada kebenaran yang menjadikan mereka takut kepada Allah. Sebaliknya, Allah juga menyatakan bahwa orang-orang yang mengikuti para pendahulu mereka secara taklid buta tanpa berpikir, ataupun hanya sekedar mengikuti kebiasaan yang ada, berada dalam kekeliruan. Ketika ditanya, para pengekor yang tidak mau berpikir tersebut akan menjawab bahwa mereka adalah orang-orang yang menjalankan agama dan beriman kepada Allah. Tetapi karena tidak berpikir, mereka sekedar melakukan ibadah dan aktifitas hidup tanpa disertai rasa takut kepada Allah.

maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?


Keutamaan Surat Ar Rahman

1. Rasulullah  bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat Ar-Rahman, Allah akan menyayangi kelemahannya dan meridhai nikmat yang dikaruniakan padanya.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/187).

2. Imam Ja’far Ash-shadiq (sa) berkata: “Barangsiapa yang membaca surat Ar-Rahman, dan ketika membaca kalimat ‘Fabiayyi âlâi Rabbikumâ tukadzdzibân’, ia mengucapkan: Lâ bisyay-in min âlâika Rabbî akdzibu (tidak ada satu pun nikmat-Mu, duhai Tuhanku, yang aku dustakan), jika saat membacanya itu pada malam hari kemudian ia mati, maka matinya seperti matinya orang yang syahid; jika membacanya di siang hari kemudian mati, maka matinya seperti matinya orang yang syahid.” (Tsawabul A’mal, hlm 117).

3. Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: “Jangan tinggalkan membaca surat Ar-Rahman, bangunlah malam bersamanya, surat ini tidak menentramkan hati orang-orang munafik, kamu akan menjumpai Tuhannya bersamanya pada hari kiamat, wujudnya seperti wujud manusia yang paling indah, dan baunya paling harum. Pada hari kiamat tidak ada seorangpun yang berdiri di hadapan Allah yang lebih dekat dengan-Nya daripadanya.

Pada saat itu Allah berfirman padanya: Siapakah orang yang sering bangun malam bersamamu saat di dunia dan tekun membacamu. Ia menjawab: Ya Rabbi, fulan bin fulan, lalu wajah mereka menjadi putih, dan ia berkata kepada mereka: Berilah syafaat orang-orang yang mencintai kalian, kemudian mereka memberi syafaat sampai yang terakhir dan tidak ada seorang pun yang tertinggal dari orang-orang yang berhak menerima syafaat mereka. Lalu ia berkata kepada mereka: Masuklah kalian ke surga, dan tinggallah di dalamnya sebagaimana yang kalian inginkan.” (Tsawabul A’mal, hlm 117).

Kamis, 08 Mei 2014

FADILAH SURAT AL-WAQIAH

Surat Al-Waqi’ah adalah salah satu surat Al-Quran yang dikenal sebagai surat penuh berkah dan memiliki banyak khasiat dan keutamaan yang besar. Oleh karenanya, sebagian kaum muslimin bersemangat menjadikan surat Al-Waqi’ah sebagai surat primadona dan favorit yang dibaca secara rutin pada setiap hari dan malam.  
Surat Al Waqiah merupakan surat ke 56 pada juz ke 27 terdiri atas 96 ayat, banyak hadist yang menyatakan keutamaan membaca dan mendengarkan surat al Waqiah ini antara lain :
- Ubay bin ka’b berkata bahwa Rasullulah saw bersabda:” barang siapa yang membaca surat Al-Waqi’ah, ia akan dicatat tidak tergolong pada orang-orang yang lalai.”
- Abdullah bin Mas’ud berkata bahwa Rasullulah saw bersabda”barang siapa yang membaca surat Al-Waqi’ah,ia tidak akan tertimpa oleh kefakiran selamanya”
- Imam Ja’far Ash- Shadiq berkata :”barang siapa yang membaca surat Al-Waqi’ah pada malam jum’at ,ia akan dicintai oleh Allah, dicintai oleh manusia,tidak melihat kesengsaraan, kefakiran,kebutuhan,dan penyakit dunia,surat ini adalah bagian dari sahabatAmirul Mukimin (sa) yang bagi beliau memiliki keistimewan yang tidak tertandingi oleh yang lain.”
- Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa)berkata: “barang siapa yang merindukan surga dan sifatnya, maka bacalahsurat Al-Waqi’ah; dan barang siapa yang ingin melihat sifat neraka,maka bacalah surat As-Sajadah.”
- Imam Muhammad Al-Baqir (sa) berkata:”barang siapa yang membaca surat Al-Waqi’ah sebelum tidur,ia akan berjumpa dengan Allah dalam keadaan wajahnya seperti bulan purnama.”
Surat Al Waqiah terdiri atas  9  bagian utama yaitu :
Bagian pertama ayat 1 – 6 menceritakan tentang dahsyatnya peristiwa kiamat, ketika bumi digoncangkan dengan goncangan yang dahsyat dan gunung dihancurkan hingga menhjadi debu yang beterbangan

Bagian kedua ayat 7 – 14 menceritakan bahwa manusia dihari berbangkit akan terbagi menjadi tiga kelompok besar, yaitu golongan kanan, golongan kiri dan al muqorrobun (orang yang dekat disisi Allah). Golongan al muqarrobun ini sebagian besar orang dahulu dan sebagian kecil orang diakhir zaman. 

Bagian ketiga ayat 15 – 26 menceritakan tentang berbagai kenikmatan yang didapat oleh golongan al muqarrobun , mereka duduk diatas dipan yang bertahtakan emas dan berlian, dikelilingi para bidadari yang membawa gelas dan cerek berisi minuman dari mata air ditaman syurga. Mereka tidak pernah mabuk meminum minuman syurga, meraka mendapat buah buahan dan daging burung , serta didampingi bidadari yang bermata jeli bagai mutiara tersi9mpan rapih. 

Bagian keempat  ayat 27 – 40 menceritakan tentang berbagai nikmat yang didapat oleh goloingan kanan. Mereka berada ditengah kebun dan taman serta mata air dengan  buah buahan berlimpah beraneka maca ragam. Mereka didampingi gadis jelita sebaya umur yang diciptakan khusus bagi mereka. Golongan kanan ini sama banyak antara orang dahulu dan orang diakhr zaman.

Bagian ke lima ayat 41 – 56 menceritakan tentang azab dan siksa yang dialami oleh golongan kiri, mereka berada ditengah naungan asap hitam yang meniupkan angin yang amat panas.  Mereka memenuhi perut mereka dengan makanan dari pohon zaqqum, mereka minum air mendidih bagai untuk yang kehausan, sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan selama hidup didunia. 

Bagian ke enam ayat 57 – 62 , menceritakan tentang proses penciptaan manusia dari setetes nutfah. Allah telah menetapkan kematian diantar  manusia dan kelak akan menghidupkannya kembali. Allah kuasa menghidupak dan memataikan manusia , dan Dia kuasa untuk menghidupkan kembali dihari berbangkit kelak. 

Bagian ke tujuh  ayat 63 – 74 , menceritakan tentang bagaimana Allah menumbuhkan tanam tanaman, menurunkan hujan, dan menciptakan api untuk keperluan manusia. Allah memerintakan agar manusia memikirkan dan mensyukuri  semua itu serta bertasbih mensucikan namanya yang maha agung. 

Bagian ke delapan ayat 75 – 82 , menceritakan tentang keutamaan kitab Al Qur’an yang diturunkan dari Allah tuhan sekalian alam. Tidak ada yang menyentuh Al Qur’an itu melainkan orang yang disucikan. 

Bagian ke sembilan ayat 83 – 96 , menceritakan proses sakratul maut, dan Allah menyatakan jika manusia  benar benar kuasa mengapa ia tidak menahan ruh itu ketika ia keluar dari tubuh manusia. Alllah juga menceritakan tentang  keadaan ruh orang yang dekat padanya (almuqarrobun) , golongan kanan dan golongan kiri. Semua yang disampaikan dalam qur’an ini adalah suatu yang pasti , karena iotu allah mengingatkan agar kita semua bertasbih mensucikian nama allah yang agung. 

Biasakanlah membaca atau mendengarkan  surat Al Waqiah ini setiap hari baik dalam shalat maupun diluar shalat. Ini adalah surat yang memotifasi kita untuk berjuang meraih kehidupan yang mulai di kampung akhirat kelak .Memahami ayat ini akan memberi wawasan pada kita tentang kehidupan dunia, peristiwa kiamat, tiga golongan manusia dihari berbangkit, berbagai nikmat bagi golongan kanan dan al muqarobun, azab yang meninmpa golongan kiri, kemuliaan Qur’an dan proses sakratul maut. Mudah mudahan dengan sering mendengar dan membaca surat al Waqiah ini kita akan termotivasi untuk meraih derajat Al Muqarrobun , yaitu golongan yang dekat dan dicintai Allah.

CINTAKU HANYA UNTUKMU HINGGA AJAL MEMISAHKAN KAU DAN AKU

RENUNGAN
ada seorang cowo suka ma seorang cewe. Cowo ini miskin. Sdgkan sang cewe bekerja di toko emas. Suatu hari cowo ini nembak cewe itu, tapi cewe itu bilang"klo lo bisa beliin satu cincin berlian ditoko ini, mungkin akan gw pertimbangkan".
Setiap hari cowo ini berusaha mencari uang untuk membeli cincin berlian itu, hingga suatu hari dia melihat satu boneka lucu dan lalu di beli nya utk di berikan kepada cewe itu.
Keesokkan hari nya cowo ini bertemu dgn cewe itu sambil memberikan sebuah boneka lucu. Tapi cewe itu bilang "gw bilang cincin bukan boneka lucu kek gini". Lalu dilempar lah boneka itu ke tengah jalan. Cowo ini bermaksud mengambil boneka itu agar tdk di lindas mobil, tp apa daya malah cowo ini yg di tabrak mobil.
Cewe itu berlari mendekati cowo ini yg telah tdk bernyawa. Sambil memegang boneka yg setengah rusak, lalu boneka itu mengeluarkan suara"Maukah jadi pacarku",ternyata itu adalah rekaman suara cowo itu yg telah di selipkan ke boneka itu. Cewe itu lalu menemukan sbua surat. Isi surat itu"aku tau walau aku membelikan cincin berlian itu, kamu tdk akan menerimaku. Tapi setidak nya aku tlah berusaha. Kadang walau kita berusaha sekuat mungkin, hal itu tidak akan datang. Maafkan aku tidak bisa membelikan sebuah cincin berlian untuk mu tapi membelikan cincin yg lain utk mu,"I Love U". Tanpa sadar jatuh sebuah cincin berlian yg sangat indah dr boneka itu.
Setelah baca surat tsb, cewe itu nangis dan sadar di hati kecil nya dia telah menerima cowo itu. *Jadi cewe jangan matre , yg melihat kekayaan dr seorang cowo,, Hargailah org yg mencintaimu sblum dia pergi utk selama lama nya. Karna kita tdk tau kapan org yg mencintai kita dan orang yg kita cintai itu pergi utk selama2nya..

Rabu, 07 Mei 2014

Bahagiakan Orang Tua, Bahagia Menantimu

Renungan Ayat Dan Hadist
“Jangan sekalipun kamu mengatakan pada keduanya ” ah” dan jangan pula kamu membentak mereka dan ucapkan kepada mereka perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih dan ucapkanlah: Wahai Rabbku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka telah mendidik sejak kecil.” (QS. Al-Israa: 23-24)

Tiga macam do’a (yang) dikabulkan tanpa diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizalimi, doa kedua orang tua, dan do’a musafir (yang berpergian dg tujuan baik). (HR. Ahmad dan Abu Dawud. Hadist Sahih)
 
Salah Satu Kiat Orang Sukses..
Alhamdulilah,saya seraing menjadi pembimbing Ibadah bagi yang berumroh atau haji. Berbagai macam watak dan tipe sering dijumpai. Beberapa tipe yang sering saya amati adalah orang yang dianggap sudah mapan, sukses dalam bisnis atau karir.
Dan semuanya jawabannya satu..apa itu?? Ternyata mereka adalah orang-orang yang sangat menghormati dan mentaati kedua orang tuanya, khususnya sang Ibu.
Kategori hormat dan taat ini bukan saja taat dan patuh, namun pula mengurus semua keperluan orang tua nya bahkan ketika mereka sudah tua.

Ortu Bukan Tempat Curhat Saja…Uruslah Mereka

Orang tua bukan sekedar tempat curahan hati kita, ketika ditimpa masalah baik dalam rumah tangga, pekerjaan dll kita langsung telepon orang tua dan mulailah curhat. Namun ketika butuh bantuan atau ketika dapat rezeki, berbagai alasan kita ungkapkan:
  • “Duh…maaf yah bu, saya sibuk dengan kerjaan..
  • ntar deh yah kalau ada waktu luang…….
  • Wah bu/Pak, saya nggak punya duit sekarang…
  • Ibu kan tahu gaji saya berapa! Belum lagi keperluan rumah tangga???……
  • Suami saya tuh Pak…nggak tahu perasaan saya…nggak pernah ngebahagiain aku…!!!…
  • Istri saya tuh Bu…kerjaanya main FB melulu..!!…..
  • Kenapa sih Pak minta uang terus?? Kan Bapak tahu saya nih cuman pegawai negeri???
  • Ahh ortu gue kagak ngurus gue…
Dan masih banyak lagi alasan kita yang pada dasarnya menunjukan betapa kita sering menjadikan orang tua tempat mengadu, tempat curhat semua kesulitan kita.Seakan-sekan mereka hanya mendengar semua ocehan kita, semua kesulitan kita dari kecil sampai berkeluarga sekalipun….
Namun ketika mereka butuh,ketika mereka minta, biasa nya seribu alasan kita kemukan.

Sudah saatnya membahagiakan orang tua kita….Kita punya masalah keluarga/rumah tangga..
Sssttt jangan bilang mereka.. Kita punya masalah dengan pekerjaan…
ssttt mereka tidak perlu tahu...Beri kabar yang gembira saja…agar hatinya senang dan bahagia.
Tahukah Anda…!!!
Ternyata permintaan orang tua kita ini…apapun permintaannya..akan mengundang rahmat dan berkah Allah??? Apa tuh???..sukses dan bahagia…Minimal bahagiakan hati mereka, tampakan di depan mereka bahwa kita anak yang baik, patuh dan taat.

Jawabannya Satu….Hormati, patuh dan sayangi Orang Tua ..!!

Berbagai persoalan hidup pastilah silih berganti datang dalam kehidupan kita,dan ini adalah satu kewajaran. Nah, salah satu solusi jitu menghadapi persoalan ini adalah meminta doa orang tua kita,selain kita hormati mereka pula, kita urus keperluan mereka dengan kemampuan yang ada.
  • Ketika kita mendapat rezeki, kirim sebagian rezeki kepada mereka, kirim makanan yang enak dan baik, urus mereka.
  • Lihat dapur mereka, mungkin ada yang kurang, urus sandang pangan mereka….
  • Belikan yang mereka sukai, kirim mereka uang..
  • Kalau kita sering Hang Out…ajaklah mereka sekali-kali.
Kita mungkin hebat dalam pandangan orang, supel, pandai bergaul, selalu mengikuti mode, shoping di mall, karir ok, pekerjaan bagus… de el el…tapi mungkin saja kita dikutuk Allah, manakala kita membiarkan orang tua kita..Nun jauh disana, hanya nonton TVRI di TV butut atau mungkin hanya mendengarkan radio saja, sedangkan kita sering nonton di 21 cINEPLEX.
Kita tiap minggu makan di restoran2 bersama keluarga, namun orang tua kita hanya makan ikan asin saja, dan atap rumahnya pun bocor lagi.

Sukseskah kita dengan cara seperti itu??? Akankah Allah memandang kita sebagai seorang hamba yang soleh dan taat??? Nudzubillah min dzalik...
Ternyata ketika kita sukses, bahagia…itu bukan karena tangan kita….nun jauh disana orang tua mendoakan untuk kita hatinya senang, bahagia karena kita telah membahagiakan mereka. Pantaslah mereka akan berdoa sambil menjerit:

...” Ya Allah bahagiakan anakku, sukseskan anakku…karena dia telah membahagiakan aku….”


Bagaimana Cara Kita Agar Tetap Membahagiakan Orang Tua Meskipun Mereka Telah Wafat??
Doakan mereka sesudah shalat wajib, hajikan mereka jika mereka belum berhaji (haji badal), punya rezeki? sedekahkan atas nama orang tua kita. Ada yang mambangun Madrasah atau Masjid?? infaq kan atas nama orang tua…dan banyak lagi caranya
Tulislah Komen Yang Baik dan Bermanfaat, agar kita dapat meraup pahala sebanyak-banyak. Tapi meskipun di FB jika menyinggung perasaan orang tetap saja sebuah keburukan yang akan ada akibatnya. Jagalah mulut, jagalah tangan, dan jagalah hati..

Semoga bermanfaat
Ust. Ackman. Lc